Tekno

X Kurangi Monetisasi Akun Konten Clickbait

Jakarta (KABARIN) - Kepala Produk Nikita Bier menyampaikan bahwa platform X akan memperketat kebijakan monetisasi dengan mengurangi pendapatan akun yang dinilai membanjiri linimasa dengan konten clickbait dan agregasi berita cepat.

Mengutip laporan TechCrunch pada Minggu (12/4), Bier menyebut bahwa seluruh akun agregator akan mengalami pemotongan pembayaran hingga 60 persen pada siklus berjalan. Selanjutnya, pada periode pembayaran berikutnya, skema tersebut akan kembali dikurangi sebesar 20 persen.

Ia juga menegaskan bahwa X akan menurunkan pembayaran bagi pengguna yang kerap mengunggah konten provokatif dengan penggunaan kata “BREAKING” secara berulang.

"Menjadi sangat jelas: membanjiri linimasa dengan 100 unggahan ulang curian dan umpan klik setiap hari akan menyingkirkan kreator sejati dan merugikan pertumbuhan penulis baru,” kata Bier.

Lebih lanjut ia menambahkan, “X tidak akan pernah melanggar kebebasan berbicara atau jangkauan — tetapi kami tidak akan memberikan kompensasi atas manipulasi program atau pengguna kami.”

Pernyataan Bier muncul setelah sejumlah akun mengklaim menerima email dari X terkait penonaktifan monetisasi mereka. Salah satu kreator, Dominick McGee yang dikenal dengan nama Dom Lucre, menyebut dirinya sempat kehilangan akses monetisasi selama satu tahun.

Akun McGee yang memiliki sekitar 1,6 juta pengikut sebelumnya populer karena kerap membagikan teori konspirasi terkait Pemilihan Presiden AS 2020. Ia juga pernah dibatasi sementara dari platform pada 2023 dan kembali kehilangan monetisasi pada 2024.

Di sisi lain, perdebatan mengenai efektivitas dan nilai trafik dari X kembali mencuat setelah analis data Nate Silver menyoroti sulitnya mengarahkan pengunjung dari platform tersebut ke situs eksternal.

Bier menanggapi klaim tersebut dengan menyebut data yang digunakan Silver tidak akurat, sementara pemilik X Elon Musk juga mengkritik unggahan tersebut, meski sejumlah analisis lain disebut mendukung temuan itu.

Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: